Minggu, 02 Desember 2012

La Pluie et L'Arc en ciel( Hujan&Pelangi )
Part 3
         Keesokan harinya karena hari minggu, secara tiba-tiba Samanta datang kerumah Sam dan menarik Sam ke motor sam dan mengajaknya pergi, dengan bingung Sam bertanya pada Samantha mau kemana mereka, tapi Samantha hanya tertawa dan enggan untuk bertanya, dan setelah sampai di tujuan ternyata Samantha mengajak Sam kepantai, dan mengajak Sam ke sebuah batu karang besar dan menyuruh Sam untuk menaiki karang bersamanya, dan samantha memerintah Sam untuk berteriak sekencang mungkin sambil menerikan prinsip hidup samantha yang sama dengan pesan terakhur dari Aurora, dan Sam melakukan perintah yang di suruh oleh Samantha,Samanthapun tetap tersenyum sambil memandang wajah Sam, dan ia pun ikut berteriak bersama Sam,setelah mereka berteriak lagi-lagi tanpa di duga Sam tersenyum lebih lebar sambil memandang wajah Samantha dan menggenggam tangan Samantha perlahan, Samantha pun juga tersenyum dan menyambut tangan Sam.
Setelah perjalan kepantai itu, Samantha terus mengajak Sam pergi berdua sambil mengajaknya berfoto dn mengajarinya cara memfoto objek, dan secara perlahan senyum Sam pun semakin hari semakin melebar karena ketulusan hati Samanta. Hari demi hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan pun berlalu dengan kebahagiaan dan keceriaan, dan pada suatu hari ketika Samantha mengajak Sam pergi, Sam untuk pertama kalinya meminta Samantha untuk mengajaknya pergi ke malioboro, dan setelah tiba di malionoro Sam meminta Samantha untuk berjalan berdua menuju tempat pertamayaitu bangku di kilometer 0, selama perjalanan itu pun Samantha tidak berhenti untuk menghibur Sam, dengan terus memfoto Sam, menarik tangan Sam dan mengajaknya berlari bersama,bercanda, Dan lain-lainnya, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Sam pun bisa tertawa lepas bersama Samantha. setelah tiba di bangku tempat pertama mereka bertemu, Sam dan Samantha pun duduk berdua, dan sam mengucapkan kata yang tak pernah Samantha dengar yaitu “Samantha terimakasih atas semua ketulusan yang kau berikan padaku, kau telah merubahku sehingga aku bisa kembali ceria seperti dahulu, aku ingin kau selalu menghiasi hari-hariku, karena aku tidak ingin kau menghilang dari hidupku, aku sangat menyayangimu, Samantha, maukah kau menikah denganku dan tetap bersamaku untuk selamanya”. Samantha pun terkejut mendengar hal itu dan menganggukan kepalanya sambil tersenyum dengan wajah merahnya, melihat hal tersebut Sam pun tersenyum dan landung memeluk Samantha dan mencium kening Samantha. Fini.-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar