Minggu, 01 April 2012

Rubik’s Cube

       Rubik, mendengar namanyaa yang unik mungkin sebagian orang telah mengetahui permainan tekateki berbentuk kubus dengan 6 sisi warna yang berbeda bede. Permainan ini diklaim dapat meningkatkan ketajaman kecerdasan visual spasial dan daya nalar, sehingga tak heran banyak orang kecanduan memainkannya. Saat ini banyak orang yang menyukai permainan ini, bahkan mulai dari anak kecil sampai orang dewasa sangat senang bermain dengan permainan yang dapat mengasah otak ini, di post ke lima saya ini, saya akan berbagi informasi mengenai kubus rubrik (rubik's cube).
       Dari negara manakah rubik berasal? rubik’s Cube secara resmi lahir pada tahun 1974 di Budapest, ibukota Hungaria. Mengacu pada penafsiran Alfredo Fernando tentang definisi rubik’s cube bahwa rubik adalah suatu permainan, rubik terlahir bukan secara biologis melainkan melalui suatu penemuan dan penelitian yang jenius dari seorang dosen bernama Erno Rubik.
       Rubik’s Cube™ atau Kubus Rubik adalah sebuah puzzle mekanis yang diciptakan oleh seorang professor arsitektur asal negara Hungaria yang bernama Erno Rubik pada tahun 1974. Permainan puzzle ini mencapai puncak popularitasnya di awalawal tahun 1980an. Bahkan sempat dikatakan bahwa pada masa tersebut rata-rata setiap rumah di Amerika Serikat mempunyai sedikitnya satu buah permainan puzzle ini. Sampai detik ini diperkirakan telah lebih dari 100.000.000 Kubus Rubik terjual di seluruh dunia.
       Permainan ini diklaim dapat meningkatkan ketajaman kecerdasan visual spasial dan daya nalar, sehingga tak heran banyak orang kecanduan memainkannya. .
Kubus digunakannya alat pengajaran untuk membantu murid-muridnya memahami objek 3D , tujuan yang sebenarnya adalah memecahkan masalah struktural yang bergerak pada bagian-bagian yang mandiri tanpa mekanisme yang menyebabkan seluruh bagiannya berantakan. Dia tidak menyangka bahwa dia telah menciptakan teka-teki sampai pertama kali dia bergegas Cube baru dan kemudian mencoba untuk mengembalikannya. Rubik memperoleh patennya di Hungaria untuk "Magic Cube"-nya pada tahun 1975.
      Pada awalnya  bentuk rubik hanyalah kubus dengan 6 sisi saja yang tiap sisi terdiri dari 9 kotak yag bisa di pindah pindah, namun saat ini bentuk rubik telah macam maca, ada yg bundar seperti bola, prisma, piramid, DLL.
       Telah banyak kejuaraan diadakan untuk menentukan siapa yang dapat menyelesaikan Kubus Rubik dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kejuaraan dunia pertama diadakan pada tanggal 5 Juni 1982 di Budapest dan dimenangkan oleh Minh Thai, seorang pelajar asal Los Angeles dengan catatan waktu 22,95 detik. Setelah itu sempat terjadi kevakuman dan kepopuleran Kubus Rubik makin meredup, hingga akhirnya diadakan kejuaraan dunia yang kedua pada tanggal 24 Agustus 2003 di Toronto. Kejuaraan tersebut dimenangkan oleh Dan Knights, seorang programmer asal San Fransisco, dengan waktu 20.02 detik. Rekor resmi terakhir yang tercatat di Guinness Book of Records adalah 12,11 detik atas nama Shotaro Makisumi, seorang anak muda asal negara Jepang. Meskipun catatan Guinness tersebut kurang up-to-date dimana rekor resmi yang sekarang diakui oleh WCA (World Cube Association) adalah 10.48 detik, yang dicetak oleh Toby Mao. Di luar catatan-catatan resmi tersebut, sebenarnya banyak individu-individu yang telah mencatatkan rekor dengan waktu yang lebih cepat. Bahkan di bawah 10 detik.
       Kubus rubik selain sebagai hiburan penghilang rasa bosan juga memiliki manfaat lainnya. Pertama, melatih saraf sensorik, ketika anda belajar mengenali warna dan pola dari bentuk 3D rubik. Kemudian, saraf motorik juga akan terlatih, karena koordinasi jari-jari tangan dalam bermain, terutama dalam melakukanspeedcubing (bermain dengan kecepatan tinggi). Lebih jauh, rubik’s cube akan melatih daya ingat ketika si pemain melakukan memorisasi pola-pola tertentu untuk menyelesaikan rubik yang teracak, Permainan ini akan melatih logika geometri atau susun bangun dalam kerangka otak pemain rubik, pas untuk anak usia dini yang masih dalam proses pembelajaran, semua itu akan sangat membantu daya ingat dan imajinasi anak sehingga otak anak akan berkembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar