Sabtu, 24 Maret 2012

PARKOUR



                   Saat ini banyak kebudayaan-kebudayaan luar negeri yang masuk di Indonesia salah satunya adalah olahraga ekstrim yang telah mendunia yang di sebut dengan parkour yang biasa di singkat dengan “PK”. Mungkin banayak sebagian anak muda yang telah mengetahui olahraga ini, olah raga yang melompat dari tempat satu ketempat lain, gedung satu kegedung lainnya, atau melompat melewati halangan yang tinggi atau yang mungkin tidak bisa di lewati. Di post saya yang kedua ini saya akan menceritakan sepenggal perjalanan olahraga ekstrim ini, jadi jika ada yang salah dalam penulisan ini tolong di maklumi dan di benarkan, karna saya mencari dari berbagai sumber dan merangkumnya menjadi satu.
                Parkour adalah seni olahraga yang  berfokus pada gerakan yang efisien untuk melewati hambatan dan suatu bahaya, atau  gerakan yang bertujuan  berpindah dari tempat satu ketempat lainnya degan cepat , efisien, dan sigap dengan menggunakan kemampuan badan, degan maksud membantu seseorang untuk melewati halangan apa saja yang berupa batu, tembok beton, ranting dan batang pohon,  atau apapun dengan menggunakan kekuatan tangan.
                Parkour berasal dari bahasa perancis yaitu “parcours de combatant” yang artinya adalah pelatihan haling rintang untuk militer. Untuk sebutan para atlet parkour atau praktisi adalah traceur untuk pria, dan traceuse untukperempuan. Istilah asli hanya "tracer" tanpa 'u' tapi kata telah berkembang dan sekarang diterima dengan menggunakan huruf 'u'. Mereka adalah kata benda yang berasal dari kata kerja bahasa Prancis "tracer", yang biasanya berarti " cepat, mempercepat ".  Ketika ditanya baru-baru ini, David Belle mengatakan ia lebih suka tidak menggunakan 'u' karena lebih efisien. Istilah ini adalah nama dari kelompok parkour dipimpin oleh David Belle yang semua termasuk Stephane Vigroux.
                Kembali ke perjalanan sejarah parkour, sebenarnya pakrour sudah ada sejak jaman dahulu pada seni beladiri timur, seperti ninjutsu dan gong qing, dimana gerakannya sama, yang di ajarkan berabad-abad dan dengan tujuan yang sama juga. Pada dasarnya penemu pertama parkour adalah perwira angkatan laut pada perang dunia pertama yaitu Georges Hébert, ia mulai mengajarkan gerakan mendasar yang berkaitan dengan parkour selama periode waktu, dan akhirnya pelatihan menjadi standar untuk militer Perancis. Kemudian parkour di populerkan oleh pemuda asal perancis bernama David Belle. David terinspirasi oleh ayahnya  Raymond Belle seorang tentara  perancis yang akhirnya bergabung dengan sapeurs-pompiers ( pemadam kebakaran militer). Raymond memperkenalkan pada anaknya tentang sebuah latihan halang rintang dan metode natural. Sejak saat itu setiap pulang sekolah David selalu berlatih sekenario buatan dia sendiri untuk meloloskan diri dari situasi yang sulit. Menurut David, Parkour dapat berguna sebagai self-defense dalam keadaan terdesak . jika dalam martian art berguna untuk fight (bertarung), dalam parkour berguna untuk fligh (kabur).
                Pada tahun 1984, pada usia 11 tahun Belle pindah ke Lisses, Perancis. Namun di usia 16 tahun David memutuskan untuk berhenti dari sekolahnya, guna untuk meneruskan cintanya terhadap , keberanian, aksi, dan mengembangkan kekuatan, serta ketangkasan, agar berguna dalam kehidupan, seperti yang ayahnya nasehatkan kepadanya. Di lisses David  bertemu dengan remaja yang tertarik terhadap seni gerak yang ia lakukan. Dari sinilah kelompok parkour “Yamakasi” yang terkenal di perancis terbentuk. Nmun karena perbedaan pendapat antara David dan rekannya Sebastian  Foucan, Yamakasi pun terpecah, sebenarnya di tahun 2001 semua anggota harus bermain di film “Yamakasi”, namun karena david dan sebatian telah keluar dan film tetap harus di buat, akhirnya film itu di buat tanpa kehadiran mereka berdua. Awalnya parkour hanya terkenal di daratan eropa saja, namun dari yamakasi  David memulai tur dunianya dengan tim barunya PAWA dan dengan tim lamanya, dan dari sinilah awal parkour semakin mendunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar